Pendekatan Dan Wasilah Rawatan Syifa’ Al Quran Untuk Penyakit-Penyakit Hati (3)

102

(d) Solat, zikirullah dan doa

Solat adalah wasilah yang penting dalam menyucikan dan membentuk hati manusia supaya menjadi seorang Muslim yang  baik. Solat mendekatkan diri hamba kepada Allah di mana sekiranya ia dilaksanakan dengan hati yang khusyu’ dan tawadhu’, kesulitan dan keresahan hati manusia dapat dihilangkan dan dalam masa yang sama segala dosa kotoran dan penyakit hati dapat dibersihkan.

إِنَّنِي أَنَا اللَّـهُ لَا إِلَـٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي ﴿طه: ١٤﴾

“Sesungguhnya akulah Allah, tiada Tuhan selain aku maka sembahlah Aku dan dirikan solat untuk mengingati Aku.”

Thahaa : 14

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَلَذِكْرُ اللَّـهِ أَكْبَرُ وَاللَّـهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ ﴿العنكبوت: ٤٥﴾

Dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Al Ankabut : 45

قَدْ أَفْلَحَ مَن تَزَكَّىٰ ﴿١٤﴾ وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهِ فَصَلَّىٰ ﴿١٥﴾ ﴿الأعلى: ١٤-١٥﴾

Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman), dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang.

Al A’la : 14-15

مَنْ تَوَضَّأَ هَكَذَا ، ثُمَّ خَرَجَ إِلَى الْمَسْجِدِ ، لَا يَنْهَزُهُ إِلَّا الصَّلَاةُ ، غُفِرَ لَهُ مَا خَلَا مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berwudhu seperti ini (seperti wudhu yang diajarkan oleh Rasulullah), kemudian ia keluar menuju masjid dan tidak ada yang ia menjadikan ia keluar kecuali untuk solat, nescaya Allah ampuni dosa-dosanya yang telah lalu”

(HR. Muslim).

Hati menjadi tidak sihat dan berpenyakit apabila dikuasai kelalaian dan kecuaian dari mengingati Allah. Syaitan menjadikan kelupaan, kelalaian dan kecuaian sebagai senjatanya untuk merosakkan hati manusia. Justeru, berzikir mengingati Allah merupakan jalan yang baik bagi merawat hati manusia.

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّـهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّـهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ﴿الرعد: ٢٨﴾

“Orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingati Allah s.w.t. Ketahuilah hanya dengan mengingati Allah maka hati berasa tenang”

Ar Ra’d :28

Di antara zikir yang diajar oleh Rasulullah sallahu ‘alaihi wa sallam yang dapat menyuburkan keimanan dan menghapuskan dosa,

جَدِّدُوا إِيمَانَكُمْ “، قِيلَ: يَا رَسُولَ اللهِ، وَكَيْفَ نُجَدِّدُ إِيمَانَنَا؟ قَالَ: ” أَكْثِرُوا مِنْ قَوْلِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

“Perbaharuilah iman kamu. Dikatakan: Wahai Rasulullah, bagaimana kami mahu memperbaharui keimanan kami? Baginda menjawab: Perbanyakkan mengucap La Ilaaha Illallah.”

HR Ahmad ,8710

مَنْ سَبَّحَ اللَّهَ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَحَمِدَ اللَّهَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَكَبَّرَ اللَّهَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ فَتْلِكَ تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ وَقَالَ تَمَامَ

الْمِائَةِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ غُفِرَتْ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ

“Barang siapa yang bertasbih sebanyak 33x, bertahmid sebanyak 33x, dan bertakbir sebanyak 33x setelah melaksanakan shalat fardhu sehingga berjumlah 99, kemudian menggenapkannya untuk yang keseratus dengan  لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ غ   , maka kesalahannya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.”

  1. Muslim no. 597

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ مِنْ تِلْقَاءِ نَفْسِهِ ، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرَ صَلَوَاتٍ ، وَحَطَّ عَنْهُ عَشْرَ سَيِّئَاتٍ ، وَرَفَعَ لَهُ عَشْرَ دَرَجَاتٍ

Barangsiapa yang bersalawat kepadaku dengan jujur dan ikhlas dari hatinya, maka Allah akan bersalawat 10 salawat untuknya, menghapus 10 keburukan, dan mengangkat sepuluh derajat

(HR Al Bazzar)

ومن علامات صحة القلب : أن لا يفتر عن ذكر ربه ولا يسأم من خدمته ولا يأنس بغيره .

(إغاثة اللهفان ٧٢/١)

Ibnul Qayyim berkata :

Diantara tanda sehatnya hati adalah tidak berhenti dari mengingat Robbnya, tidak letih untuk berkhidmah kepada-Nya dan tidak tertarik dengan selain-Nya.

(Ighâtsatul Lahafân 1/72)

Doa juga memainkan peranan penting dalam proses membersih dan merawat hati yang tidak sihat dan berpenyakit. Bahkan doa adalah senjata penting bagi orang yang beriman dalam memperbaiki dirinya. Allah ta’ala sentiasa membukakan pintu rahmatNya kepada hamba-hambaNya yang meminta dariNya.

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

﴿البقرة: ١٨٦﴾

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Al Baqarah :186

Dalam sebuah hadis qudsi , Allâh ‘Azza wa Jalla berfirman:

يَاعِبَادِي ، كُلُّكُمْ ضَالٌّ إِلاَّ مَنْ هَدَيْتُهُ فَاسْتَهْدُوْنِي أَهْدِكُمْ

“Wahai para hamba-Ku, kalian semua tersesat kecuali orang yang Aku beri petunjuk, maka mintalah petunjuk (taufik) kepada-Ku nescaya Aku akan berikan petunjuk kepada kalian.”

HR Muslim, no. 2577

Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam mengajar banyak doa yang bertujuan untuk membersihkan hati dari sifat-sifat buruk dan penyakit.

اللهُمَّ آتِ نَفْسِي تَقْوَاهَا، وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا، اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ، وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ، وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ، وَمِنْ دَعْوَةٍ لَا يُسْتَجَابُ لَهَا

Ya Allah, karuniakan ketaqwaan pada jiwaku. Sucikanlah ia, sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik yang mensucikannya, Engkaulah yang menjaga serta melindunginya. Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari ilmu yang tidak manfaat, hati yang tidak khusyuk, dan doa yang tidak dikabulkan.”

HR Muslim,4899

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari kedukaan dan kesedihan. Aku berlindung kepada Engkau dari sifat lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari sifat pengecut dan bakhil. Dan aku berlindung kepada Engkau dari bebanan hutang dan penindasan manusia.”

HR Abu Daud, 1330

 

(e) Sadaqah

Antara tujuan zakat ( sadaqah wajib ) ialah membersihkan unsur-unsur negatif yang mungkin ada dalam harta seseorang dan menyucikan dosa-dosa sipemberi zakat.

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ وَاللَّـهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ ﴿التوبة: ١٠٣﴾

Ambillah zakat(sadaqah wajib) dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

At Taubah : 103

Dalam Tafsir Jalalain menyebut :

(Ambillah sedekah dari sebagian harta mereka, dengan sedekah itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka) dari dosa-dosa mereka)

Bererti zakat sebagai sadaqah wajib menghapuskan dosa sipemberinya.

إِن تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ وَإِن تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَيُكَفِّرُ عَنكُم مِّن سَيِّئَاتِكُمْ وَاللَّـهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ ﴿البقرة: ٢٧١﴾

Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan

Al Baqarah :271

Sadaqah yang sunat pula juga menjadi penghapus dosa seperti air yang memadamkan api yang terbakar.

وَالصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ

Sedekah memadam dosa sepertimana air memadam api.

HR Tirmizi,2616

Bersambung…

Kami Sangat Hargai Sokongan Anda